DIULAS.com

REKOMENDASI

Dokter gelisah dibayar murah, nah loh!

  • Reporter:
  • Senin, 24 Oktober 2016 | 20:55
  • / 22 Muharram 1438
  • Dibaca : 203 kali
Dokter gelisah dibayar murah, nah loh!

diulas.com –  Profesi dokter di kalangan masyarakat Indonesia masih menjadi profesi yang didamba-dambakan oleh kalangan masyarakat Indonesia lantaran gajinya yang bisa dibilang lumayan besar. Tengok saja gaji atau penghasilan dasar dokter pelayanan primer atau dokter umum yang rata-rata Rp 12.500.000 sampai Rp 15.000.000 perbulan.

 

Sedangkan penghasilan dasar dokter spesialis jauh lebih besar lagi. Bisa mencapai Rp 22.500.000 sampai Rp 42.500.000 perbulan. Itu belum termasuk penghasilan dari jasa Profesi (fee for service). Secara umum besarnya pendapatan dokter dalam setahun merupakan perkalian antara produktivitas dokter dengan jasa medik.

 

Penghasilan dokter tidak lepas dari besarnya tarif pengobatan per pasien. Dalam penentuan tarif praktik dokter, pemilik maupun pengelola rumah sakit memiliki peran strategis. Besarannya berbeda antara rumah sakit negeri dan swasta. Rumah sakit negeri alias milik pemerintah cenderung menetapkan tarif rendah untuk membayar dokter. Berbeda dengan rumah sakit swasta yang menetapkan tarif tinggi.

 

Perbedaannya tampak mencolok. Di rumah sakit negeri, tarif dokter hanya sekitar Rp 4.000-6.000 per pasien, sementara swasta bisa mencapai Rp 100.000-200.000 per pasien. Apalagi jika rumah sakit tersebut punya nama besar dan cukup tenar di kalangan masyarakat. Tarif dokter bisa setinggi langit.

 

Pihak rumah sakit swasta beralasan, tarif dokter lebih mahal dari rumah sakit negeri karena mempertimbangkan beberapa faktor. Mulai dari biaya operasional, dokternya yang kebanyakan senior dan bergelar tinggi, serta faktor persaingan bisnis.

 

“Sebetulnya gini, mekanisme penentuan tarif itu tergantung aturan rumah sakit itu sendiri, apakah rumah sakit milik pemerintah atau milik daerah atau perseorangan atau apa. Itu sebetulnya ada suatu etika yang sebetulnya kalau tarif dokter di sebuah rumah sakit terlalu tinggi tentu masyarakat sulit menjangkaunya, makanya

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Lanjut Baca → 1 2 3

Tambah wawasan yuk, baca artikel Selanjutnya:

loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional